punyya_ aquu^^

Just another Blogdetik.com weblog

12th Oktober 2009

MARHABAN YA RAMADAN

Sayup−sayup kerinduan semakin terdengar, dendang pujian menyambut kedatangan bulan seribu bulan tak tertahankan. Meski wujudnya belum muncul di ufuk, namun cahaya Ramadan telah begitu membias ke seluruh penjuru alam semesta, berpendar keemasan hingga menghiasi hati−hati orang yang rindu kedatangan Ramadan.

Inilah bulan yang selalu dirindukan oleh semua hamba yang begitu berharap mendapatkan cinta dan kasih sayang Allah SWT. Andaikan semua orang mengetahui begitu utamanya bulan Ramadan tentu berkeinginan semua bulan itu menjadi bulan Ramadan.

Di dalam sebuah hadits disebutkan: ”Sesungguhnya telah datang kepadamu bulan Ramadan, bulan yang penuh berkah, Allah SWT telah mewajibkan atas kamu berpuasa, di bulan itu semua pintu−pintu syurga terbuka, semua pintu−pintu neraka tertutup, semua setan di belenggu. Di bulan itu ada suatu malam yang nilainya lebih tinggi dari pada seribu bulan. Dan barang siapa yang tidak diberi kebajikan pada malam itu, sesungguhnya ia telah dijauhkan dari kebajikan itu”.

Begitu mendengar keagungan bulan Ramadan, kaum muslimin berlomba−lomba menggapai rahmat, pahala, dan ampunan Allah yang terbuka luas di bulan Ramadan. Di bulan inilah rahmat Allah SWT turun dengan begitu derasnya. Di bulan inilah ampunan Allah terbuka lebar bagi hamba−hamba Allah yang berdosa. Di bulan ini juga pahala yang dijanjikan Allah begitu melimpah, sehingga amalan sunnah akan dibalas oleh Allah dengan ganjaran pahala wajib.

Rasullulah SAW menegaskan kepada kita semua di bulan Ramadan ini napas kaum mukmin menjadi tasbih, tidurnya menjadi ibadah, amalnya diterima, dan do’anya di ijabah oleh Allah SWT. Karena itu Rasullah SAW menganjurkan agar kaum mukmin memohon dengan niat yang tulus dan hati yang bersih, agar Allah SWT membimbing puasanya dan membaca KitabNya Al−quran. Karena sesungguhnya membaca satu ayat Al−quran dibulan Ramadan, ganjarannya sama seperti mengkhatamkan Al−quran di bulan lain.

Ali bin Abi Tholib bertanya: ”Ya Rasullullah, Amal apa yang paling utama di bulan ini (Ramadhan)?”. Rasullullah SAW menjawab,” Amal yang paling utama di bulan ini adalah menjaga diri dari yang diharamkan Allah SWT. Jagalah lidahmu, tahan pandangan dan pendengaranmu dari yang tidak halal yang akan merusak kesempurnaan puasamu. Bertobatlah kepada Allah, angkatlah kedua tanganmu untuk berdoa di saat sholat, karena sholat adalah saat paling utama ketika Allah SWT memandang hambaNya dengan penuh kasih sayang kata baginda Rasullullah Muhammad SAW.

Karena itu bersiap−siaplah menjadi tamunya Allah di Bulan yang Agung ini, bersiap−siaplah mendapatkan jamuan Allah di bulan ini. dengan terlebih dahulu kita bersihkan jiwa kita, ruhani kita, bathin kita, setelah 11 bulan lamanya kita kotori jiwa, rohani, bathin kita ini dengan kesalahan dan dosa.

Bergembiralah dengan kehadiran bulan Ramadan, karena barang siapa yang gembira dengan kehadiran bulan Ramadan Allah SWT berkenan mengampuni segala dosa kita yang telah lampau.

posted in Tak Berkategori | 0 Comments

12th Oktober 2009

10 Tips Paket Liburan Lebaran

Berlibur memang mengasyikan, tapi tanpa disadari berwisata pun bisa memberikan dampak buruk bagi lingkungan, terutama dari segi emisi gas karbon.

Selain itu, tak jarang kawasan wisata yang sebelumnya memiliki pemandangan yang mempesona, rusak akibat kunjungan para pelancong yang tidak mempedulikan kelestarian alam di lokasi pariwisata tersebut.

Berikut adalah tips yang bisa dipraktekkan agar perjalanan atau liburan kita memberikan dampak yang minimal bagi lingkungan. Tips ini diperdengarkan di Green Talk, 89.2 FM Green Radio.

1. Hindari penggunaan pesawat dalam melakukan perjalanan ke tempat tujuan misalnya ke water boom. Upayakan untuk menggunakan bis, kereta api, atau kapal laut untuk mengurangi emisi CO2 yang dikeluarkan.

2. Gunakan sarana transportasi massal, sewa sepeda, delman atau berjalan kaki untuk menikmati keindahan dan keunikan daerah yang kita kunjungi termasuk tempat-tempat indah yang tersembuny misalnya ke water boom.

3. Berkenalan dengan banyak orang saat di perjalanan, salah satu cara agar bisa berbagi kendaraan. Hal itu akan menyebabkan kita menghemat emisi CO2, menghemat biaya perjalanan dan tentunya menambah banyak teman.

4. Belilah makanan di kaki lima/warung /restauran penduduk. Hal itu dapat mengurangi emisi yang digunakan untuk mengangkut bahan makanan dari lokasi yang jauh serta memberikan kontribusi langsung pada masyarakat lokal. Selain itu, biasanya perangkat makan di warung lokal tidak menggunakan plastik/styrofoam.

5. Pilih makanan dan minuman lokal. Selain dapat merasakan makanan dan minuman dari daerah asal, juga untuk mengurangi emisi CO2 yang dihasilkan dari barang impor.

6. Bawa botol minuman sendiri sehingga bisa diisi ulang.

7. Bawa kantong belanja sendiri untuk mengurangi sampah plastik.

8. Membuang sampah pada tempatnya.

9. Cari tempat pariwisata yang menawarkan layanan yang lebih ‘hijau” atau punya program lingkungan.

10. Dorong juga industri pariwisata untuk menyediakan tempat liburan ramah lingkungan. Sebuah hasil penelitian menunjukkan bahwa banyak wisatawan asing yang bersedia membayar lebih mahal asal kegiatan liburan mereka itu ramah lingkungan dan melestarikan kebudayaan setempat.

posted in Tak Berkategori | 0 Comments

15th September 2009

Selamat datang

Selamat Datang di blog punyya_aquu^^ ..

mohon doa restu’a…lohh??

hheu,, makasih=)

posted in Tak Berkategori | 1 Comment

  •  

  • Mei 2012
    S S R K J S M
    « Okt    
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    28293031